Saturday, October 14, 2017

RUSIA SIAP PASANG 100 ATM BITCOIN

Membahas valuta digital Bitcoin tidak sempat ada habisnya. Mulai dari negara timur sampai negara barat. Di Rusia, pertumbuhan Bitcoin meningkat pesat. Faktanya, dalam kemarin hari ratusan ATM cryptocurrency akan dipasang di Mosco.


Keputusan itu awalnya dipicu oleh proyek pengoperasian ATM Bitcoin di daerah St Petersburg, Rusia. ATM ini memungkinkan penggunanya untuk membeli Bitcoin, Ethereum, Litecoin, serta Zcash dengan anggaran hanya 4 persen. Sekarang, 100 ATM ini sedang dalam perjalanan ke Moskow serta telah dijadwalkan untuk diinstal pada akhir tahun.

Pavel Panov, selaku co-owner InvestCoin24, salah satu perusahaan yg menaungi persoalan pemasangan ATM Bitcoin berkata perusahaannya ingin menginstal ATM ke seluruh kota. Dikatakan olehnya, perusahaannya sedang dalam pembicaraan dengan pemilik Bandara untuk memperoleh ruangan ATM yg dipasang di tahap waktu departure serta kedatangan. Memberikan jalan masuk cryptocurrency terhadap masyarakat ketika memasuki serta meninggalkan kota.

InvestCoin24 semoat menginstal suatu mesin ATM di restoran Vintage 77 di Moskow untuk menguji kehandalannya. Setelah sukses dijalankan, perusahaan memutuskan untuk memperlebar sayap dengan mengoperasikan ke kota-kota besar.

Saat ini, perusahaan sedang mencoba test and trial setiap mesin guna memastikan pemenuhan fungsi. Panov berkata tes tersebut akan selesai pada akhir Oktober.

Selain itu, di bulan Juni, restoran Valenok di Moskow mulai mendapatkan Bitcoin sebagai opsi pembayaran. Restoran ini juga menyebutkan ketertarikan dalam menginstal salah satu ATM InvestCoin24’s, apabila ada permintaan yg lumayan dari para pelanggan.

InvestCoin24 ingin layanan ATM di Moskow dapat berlangsung dengan aman, serta untuk kini mereka tetap menantikan pernyataan resmi peraturan pemerintah tentang cryptocurrency.

Nah, kalau telah begitu, apakah ATM ini akan mendorong perkembangan cryptocurrency di Rusia? Silahkan jawab di kolom komen.

KABAR TERKINI HARGA BITCOIN MEROKET HINGGA PEMERINTAH SWEDIA TERIMA BITCOIN UNTUK PEMBAYARAN PAJAK

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Swedish Enforcement Authority, badan pemerintah yg bertugas mengumpulkan pajak, sudah mengizinkan suatu perusahaan Swedia untuk melunasi hutang melewati Bitcoin.

Debitur yg identitasnya tak dipublikasikan itu mentransfer 0,6 Bitcoin ke penyuplai tersebut, sejumlah yg akan dipasarkan dalam lelang yg dimulai tanggal 12 Oktober kemarin.

Lelang serupa sebelumnya juga sempat dilakukan pemerintah Amerika Serikat pada tahun 2015 lalu. Pada waktu itu, yg berwenang menyita Bitcoin senilai 44.000 milik Ulbricht, perusahaan yg menjalankan urusan ekonomi pasar gelap di jalur sutra dengan nama atau Dread Pirates Roberts. Lelang itu diikuti sejumlah perusahaan valuta digital semacam Genesis Trading serta Binary Financial.

Johannes Paulson, Operation Development di Swedish Enforcement Authority membahas bahwa sementara agensi mereka sudah mencoba untuk tak menyita Bitcoin dari pelaku kejahatan di masa lalu. Perusahaan yg tak disebutkan namanya membikin faktor ini menjadi contoh pertama di mana badan pemerintah sukses mendapatkan kepemilikan valuta virtual.

Beberapa di pers Swedia berspekulasi bahwa ini dapat membuka pintu bagi anak buah masyarakat yg lain untuk mengikuti langkah ini dengan memperkenalkan Bitcoin sebagai pengganti valuta kertas.

Di antara negara-negara di dunia, Swedia sudah membikin berbagai langkah terpenting untuk menjadi masyarakat tanpa uang tunai. Toko-toko tertentu menolak untuk mendapatkan uang keras serta tak sedikit cabang bank tak lagi menangani uang tunai.

Pemerintah Swedia sebelumnya sudah memberi sinyal mengenai ketertarikannya pada teknologi Blockchain. Pada tahun 2016, salah satu agensi di Swedia berkolaborasi dengan berbagai mitra sektor swasta untuk membuatkan suatu konsep untuk suatu platform berbasis Blockchain.

Kabar menakjubkan lainnya merupakan Harga Bitcoin dalam minggu-minggu ini meroket tajam. Saat postingan ini dibangun harga Bitcoin sudah mencapai kualitas kurang lebih Rp 73 juta, menurut data dari Bitcoin Indonesia (Bitcoin.co.id). Dengan demikian, prediksi bahwa Bitcoin sebagai valuta masa depan tak dapat dipungkiri seiring permintaannya yg terus meningkat.

TIGA STARTUP ASAL MEDAN SIAP BERTARUNG DI BNI DIGINATION

Tiga startup lokal asal Medan sukses menjadi yg paling baik dalam ajang BNI Hackfest 5th Round di Medan, 7–8 Oktober 2017. Ketiga startup tersebut merupakan Inivita (Juara 1), Uang Baik (Juara 2), serta HKK (Juara 3). Ketiga startup ini melengkapi belasan startup lainnya untuk dibawa ke Jakarta untuk mengikuti BNI DigiNation akhir tahun ini.


BNI Hackfest 5th Round dibuka oleh Walikota Medan Tengku Dzulmi Eldin di Clapham Collective, Medan, Sabtu (7/10/2017). Walikota Medan mengatakan, Pemerintah Kota sangat mengapresiasi kegiatan positif ini. Melalui kegiatan ini, generasi belia mampu berkarya dengan memanfaatkan perkembangan teknologi. Terlebih, pada ajang BNI Hackfest 2017, ada kategori bidang pemerintahan serta pelayanan publik. Artinya, software karya generasi belia tersebut apabila mempunyai nilai pasti akan berguna.

Sementara itu, Senior Executive Vice President Information Technology & Digital Banking BNI Dadang Setiabudi yg juga hadir ketika pembukaan mengungkapkan, ajang ini berfungsi menjaring para pelaku startup digital untuk dikembangkan di kemudian hari.

Mungkin kini belum komersial. Namun, nantinya ini kan berproses. Nanti, kami akan adakan inkubasi, akselerasi. Kami harapkan kelak mampu komersial. Kalau telah komersial, BNI akan fasilitasi, mampu dari penyertaan saham, kredit, profit sharing, alias modal ventura,” jelasnya.
Setelah dibuka resmi pada Sabtu (7/8/2017), para peserta BNI Hackfest 5th Round pribadi mengikuti hackathon. Hackathon ini diselingi dengan judge visit babak 1 di mana setiap tim mempresentasikan pandangan baru urusan ekonomi serta konsep startup yg diusung mereka. Setelah itu, para peserta kembali melanjutkan hackathon sampai keesokan harinya. Pada hari kedua, judge visit babak 2 dilakukan. Kali ini, Dewan Juri menilai para peserta dari segi implementasi pandangan baru serta segi teknis.

Hari kedua BNI Hackfest 5th Round di Medan turut dihadiri oleh Direktur Perencanaan & Operasional BNI Bob Tyasika Ananta. Ia memuji para peserta yg sebagian besar tetap berumur belia ini sebab telah mempunyai aspirasi untuk merintis jalan dalam membangun startup.

Ini merupakan langkah besar sebab anda telah berani untuk menyongsong masa depan yg lebih cerah,” ucapnya di hadapan para peserta.

BNI Hackfest merupakan ajang pembuatan aplikasi, web based, software, alias teknologi berbasis digital lainnya dalam 1 x 24 jam alias tidak jarang disebut sebagai hackathon. Pada tahun ini, BNI Hackfest digelar di lima lokasi. Kelima lokasi itu merupakan Malang, Makassar, Jogjakarta, Bandung, serta Medan.

BNI Hackfest 5th Round memperebutkan hadiah total Rp60 juta, BNI Hackfest 5th Round diikuti oleh 32 tim dari kurang lebih 160 pendaftar. Dengan seleksi ini, diinginkan tim yg berkompetisi lebih matang dari sudut pandangan baru maupun implementasi produk serta model bisnisnya.

Sebelum Medan, BNI Hackfest dilaksanakan di Kota Malang, Makassar, Jogjakarta, serta Bandung. Uniknya, pada gelaran BNI Hackfest yg diselenggarakan di Jogja, Bandung, serta Medan, para peserta diperkenankan untuk mencari serta membentuk tim impiannya melewati software “Founders Matching”. Setiap tim yg akan tampil didorong untuk memilih tim yg ideal, yaitu terdiri dari hustler (jago bisnis), peretas (jago coding), serta hipster (jago desain) melewati software tersebut. Aplikasi “Founders Matching” dikembangkan oleh Siji Solusi Digital yg dirancang khusus untuk tujuan mencari kumpulan tim startup digital yg ideal.

Tim-tim paling baik dari kelima kota di atas akan diundang untuk mengikuti BNI DigiNation. Dalam BNI DigiNation, startup-startup terpilih berpeluang mendapat pendampingan, diinkubasi sampai dipertemukan dengan beberapa investor.

Tuesday, October 3, 2017

Ternyata China Tutup Operasi Pasar Bitcoin pada Akhir September

Bitcoin

China berencana menutup pertukaran bitcoin pada akhir September. Hal itu membikin harga pasarnya turun 20 persen semenjak 8 September 2017.

Rencana China menutup penukaran bitcoin tersebut dilaporkan oleh kantor kabar Yicai yg mengutip suatu sumber.

"Ini sudah ditetapkan pada akhir September. Perintah ini bersumber dari atas," ucap sumber itu, yg dikutip Reuters, Jumat (15/9/2017).

Langkah penutupan pasar bitcoin itu lantaran regulator China menonton valuta virtual tersebut berisiko serta spekulatif. Apalagi saat ini peminatnya terus besar.
Apalagi transaksi bitcoin tersebut tak melibatkan bank sentral serta tak diawasi oleh pemerintah. Selain itu tanpa peraturan.

Larangan tersebut juga dipicu oleh peringatan regulator di negara lain. Hal itu memicu kekhawatiran serta aksi jual di transaksi valuta bitcoin.

"Larangan China menyebabkan kepanikan di pasar sebab pesan beragam serta kurangnya penjelasan jadi menjadi sentimen negatif," ucap Charles Hayler, Pendiri website analis data Crytocompare semacam dikutip dari laman Reuters.

BTCChina, salah satu platform perdagangan bitcoin paling besar di China akan hentikan pendaftaran pemakai baru mulai Kamis.

"Kami akan hentikan semua perdagangan di platform perdagangan digital mulai 30 September," tulis BTCChina.

Kepada Reuters, pendiri BTCChina Bobby Lee menuturkan, jika langkah itu tak akan pengaruhi perdagangan di bursa internasional BTCC.

Ekonomi Tergencet Sanksi, Hacker Korea Utara Bakal Curi Bitcoin?

Bitcoin

Uji coba nuklir dan misil yg dilakukan Korea Utara (Korut) memicu kemarahan pihak internasional. Sanksi bertubi yg diberikan Dewan Keamanan PBB (DK PBB) membikin negara arahan Kim Jong Un ini tidak tidak sedikit berkutik.

Akhirnya, mereka wajib memutar otak untuk mampu masih menjalankan roda perekonomiannya. Tak jarang, perbuatan ilegal pun dilakukan pemerintahan rezim komunis ini.

Laporan perusahaan riset keamanan FireEye Inc memperlihatkan hacker Korut tengah membidik agresi ke bursa-bursa penukaran cryptocurrency di Korea Selatan. Mereka juga dilaporkan tengah menerobos website kabar bitcoin berbahasa Inggris dan mengumpulkan pembayaran tebusan bitcoin dari korban-korban malware WannaCry di seluruh dunia. 

Hal ini juga bertambah parah di tengah impitan sanksi internasional yg membelit Korea Utara. Sejumlah ahli keamanan berkata bahwa berlakunya sanksi baru yg lebih ketat kepada negara ini hanya akan membikin Korut terus membidik penggunaan valuta digital.

“Kami menonton sanksi tersebut sebagai pemicu besar yg mendorong aktivitas mirip ini. Mereka (Korut) mungkin melihatnya sebagai solusi berbiaya rendah untuk menghasilkan uang tunai,” kata Luke McNamara, peneliti di FireEye dalam laporannya, mirip dikutip Bloomberg, Rabu (13/9/2017).

Sepanjang 2017, FireEye mengabarkan setidaknya ada tiga bursa penukaran valuta digital di Korea Selatan yg terkena serangan. Korea Selatan menjadi sasaran pencurian bukan hanya sebab jaraknya yg dekat dengan Korea Utara. Negara K-Pop ini adalah salah satu sentra perdagangan tersibuk untuk valuta digital pada 2017.

Di dikala yg sama, bursa Yapizon di Seoul juga kehilangan lebih dari 3.800 bitcoin dampak pencurian. Meski demikian, belum ada kejelasan lebih lanjut akan keterlibatan Korea Utara dalam aksi ini.

Bithumb, salah satu bursa penukaran paling besar untuk cryptocurrency yg berbasis di Seoul, dilaporkan mengalami pencurian data pelanggannya pada Juni sebab aksi peretas.

Selain bursa penukaran, FireEye mengungkapkan website berbahasa Inggris untuk kabar bitcoin ditembus Korea Utara. Aksi ini mampu memungkinkan hacker mengidentifikasi orang yg mengunjungi website tersebut.

Namun begitu, FireEye menolak membahas lebih lanjut info mengenai website tersebut. Ia berkata bahwa Korea Utara lebih menyukai sasaran yg lebih besar mirip bursa penukaran, daripada pemilik individu valuta digital.

Pada Senin, 11 September 2017, DK PBB baru menyetujui sanksi baru untuk menghukum negara arahan Kim Jong Un ini. Sanksi ekonomi yg diberlakukan mencakup pemangkasan impor produk minyak yg dimurnikan menjadi 2 juta barel per tahun. Selain itu, resolusi tersebut juga menetapkan larangan ekspor tekstil.

Diberlakukannya sanksi ini mampu menebang ekspor Korut sebesar 90 persen. Larangan ekspor tekstil Korut ini akan menyebabkan negara tersebut menyesal sebesar US$ 726 juta per tahun.

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online